Kiat Menuntaskan Hutang Riba (cerita inspiratif)

Tobat dari Riba, Hutangpun Sirna!!
October 9, 2017

Kiat Menuntaskan Hutang Riba (cerita inspiratif)

Insaf dari riba, hutangpun amblas! !

Dalam suatu mailinglist yang dikelola oleh pengusahamuslim. com ada satu buah pertanyaan yang diajukan oleh member sebagai berikut:

Assalaamu’alaikum warahmatullah.

Ustadz yang aku hormati,
Ukhir-akhir ini aku bersama istri tengah bingung. ceritanya seperti ini. aku seseorang karyawan yang bertugas di institusi negara yang alhamdulillah sudah beristri (insya Allah) salehah serta Allah mengaruniakan kami 5 orang anak.

3 tahun yang lalu kami meneken akad angsuran pada salah satu bank negeri dengan nominal agak besar untuk mencatat haji 2 orang (aku beserta istri) dengan perkiraan saat tahun pemberangkatan haji, hutang kami sudah terbayar.

Selepas kami banyak membaca serta mengkaji hukum islam, kami memercayai kalau kami sudah menanggung dosa riba (astaghfirullah ). kami setelah itu mencoba keluar dari ikatan dosa riba, diantaranya dengan keluar dari koperasi (kpri) serta kini mencoba keluar dari kubangan riba yang lain, ialah hutang kami ke bank itu, dengan metode kami berencana menjual barang-barang yang kami punya, akan tetapi berdasarkan hitung-hitungan saya tak bakal memenuhi untuk menutup hutang itu, sebaliknya bila mencari pinjaman pada kerabat tak mungkin mengingat seluruh keluarga kami dalam keadaan ekonomi yang alhamdulillah pas-pasan.

Apakah aku perlu menjual sebidang tanah yang aku punya supaya bisa menyelesaikan hutang kami? (aku mempunyai sebidang tanah yang bila dijual mungkin nyaris bisa menutup hutang ).
begitu, harap jalan keluarnya. terima kasih.

Wassalaam,
Hamba Allah-purbalingga, jawa tengah.

Balasan dari teman member mailinglist pm-fatwa:

Bismillah, sekedar memberi pengalaman tentang terperangkap riba. pengalaman bapak sempat saya alami sebelumnya dan saya tidak cuma hutang riba juga terperangkap kartu kredit sampai 11 kartu. selepas saya mengikuti pengajian sana sini serta membaca buku akhirnya saya bertobat dari riba. karna riba membuat hidup kita merasa hina dikejar kejar hutang dan debitur.

Meskipun orang lain memandang kehidupan kita memiliki mobil, rumah besar dan lain-lain. tetapi semua itu hasil riba. dan itu semua tak bakal membawa berkah dan ketenangan untuk hidup kami. sehingga akibatnya saya sekeluarga bertobat untuk menjauhi riba dan kartu kredit.

Alhasil saya jual segalanya yang saya punya mobil, trayek jemputan, rumah, motor serta seluruh yang saya punya dari perolehan riba saya jual untuk menutupi hutang-hutang riba. saya mulai dari kehidupan dasar lagi dengan mengontrak rumah kecil di kawasan pesantren karna kanak-kanak kami bersekolah di pesantren.

Dengan keikhlasan kita beserta sungguh-sungguh taubat, kemudian Allah mengabulkan permintaan saya sekeluarga. dan saat itu juga sesudah saya jual seluruh yang saya punyai dari perolehan riba, saya dapat panggilan kerja ke saudi arabia di sebuah perusahaan perminyakan. dan akhirnya saya sekeluarga hijrah ke saudi arabia sampai saat ini. dan alhamdulilah, Allah kembalikan harta kami dengan segala kelebihannya dan saya sekeluarga dapat pergi haji bersama-sama selepas tinggal satu tahun di saudi. alhamdulillah, segalanya dimudahkan seluruh urusan saya sekeluarga serta bisa melunasi seluruh hutang-hutang riba dan kartu kredit. beserta yang membuat saya sangat bahagia ialah tempat kerja saat ini dekat dengan mekkah dan madinah, sehingga tiap bulan kami sanggup umroh.

Inilah cerita pengalaman saya yang terperangkap riba semoga bapak sekeluarga tak usah ragu untuk menutup hutang riba, pertolongan Allah sangat cepat

Wassalamualaikum

dariBpk Edi di Saudi Arabia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *